Selasa, 03 Desember 2013

Peripheral komputer


http://t1.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcQFcx72HTC7YZXj_WIYa9KsZ-_4IzmMiWR-rPpc77TLFj2P1rGZUQ


 Peripheral komputer merupakan peralatan tambahan komputer yang dibutuhkan untuk keperluan – keperluan lain. Misalnya koneksi jaringan, mencetak, atau mengambil gambar. Peripheral tersebut meliputi Printer, Scanner, Modem, Network Card, dan lain sebagainya. Instalasi peripheral meliputi instalasi secara fisik dan instalasi secara software. Instalasi fisik meliputi pemasangan peripheral dengan baik dan benar, dan instalasi software meliputi pengenalan peripheral terhadap sistem operasi yaitu dengan menginstall driver yang dibutuhkan

Konektor fisik peripheral melalui port :

v  Serial

v  Paralel

v  PS/2

v  USB

v Serial

            Merupakan standar konektor & protokol yang digunakan untuk Mengkoneksikan peralatan. Transfer data sebanyak 8 bit dlm suatu waktu dilakukan secara serial.


v Paralel

            Merupakan interface hardware yang sering digunakan pada printer dimana transfer data sebanyak 8 bit dalam satu waktu secara parallel


v PS/2  Merupakan interface hardware yang digunakan untuk Mengkoneksikan mouse dengan keyboard.


v Universal Serial Bus

            USB merupakan interface hardware untuk mengkoneksikan

periferal dengan kecepatan tinggi.





Perawatan peripheral

Persiapan

Periferal komputer merupakan peralatan pendukung dari sebuah Personal Computer (PC). Pada umumnya periferal dapat meliputi keyboard, mouse, monitor, dan printer. Pada umumnya pula periferal mengalamai masalah yang disebabkan karena debu, percikan air, dan kotoran. Untuk membersihkannya Anda dapat menggunakan peralatan dan bahan yang sederhana seperti:

  1. Kuas.

http://ghufron01.files.wordpress.com/2008/05/kuas-01.jpg?w=132&h=76http://ghufron01.files.wordpress.com/2008/05/kuas-02.jpg?w=133&h=90

Kuas merupakan peralatan yang digunakan untuk membersihkan debu atau kotoran yang tetinggal dalam periferal. Keyboard merupakan periferal yang seringterkena debu dan kotoran yang terselip diantara tombol-tombol keyboard. Selain itu kuas juga digunakan untuk membersihkan debu-debu yang menutup pada fentilasi pada monitor serta dapat juga untuk membersihkan bola mouse yang sudah mulai lambat untuk mouse-mouse lama (yang berjenis scroll).

  1. Penyedot debu mini.

http://ghufron01.files.wordpress.com/2008/05/comp-mini-vacuum.jpg?w=78&h=103

 Alat ini hampir sama dengan kuas yang digunakan untuk menghilangkan debu. Namun penyedot debu mini dilengkapi dengan sikat dengan ukuran yang beragam, dimaksudkan untuk disesuaikan dengan luas sempitnya sudut-sudut pada periferal. Alat ini sangat tepat digunakan untuk membersihkan keyboard, fentilasi udara pada monitor dan pada fas atau kipas. Bahkan sangat baik digunakan untuk membersihkan rangkaian motherboard atau papan induk.

  1. Kain kering atau tisu dan cairan pembersih.

http://ghufron01.files.wordpress.com/2008/05/cairan-pembersih.jpg?w=106&h=74http://ghufron01.files.wordpress.com/2008/05/cairan-pembersih-02.jpg?w=96&h=72http://ghufron01.files.wordpress.com/2008/05/cairan-pembersih-03.jpg?w=51&h=71

Kain kering atau tisu digunakan untuk membersihkan kotoran cair yang mungkin akibat kotoran dari jenis minuman ringan (softdrink), tinta atai air hujan yang masih segar atau belum mengering. Tisu atau kain kering kotoran cair sangat berbahaya jika tidak segera dibersihkan karena jenis kotoran ini dapat menghantarkan arus listrik sehingga dapat mengakibatkan hubungan pendek atau kerusakan pada periferal.

  1. Tisu juga dapat digunakan untuk memperlancar aliran tinta pada cartridge printer inkjek, karena sifatnya yang mudah menyerap cairan. Sedangkan cairan pembersih digunakan untuk membersihkan noda atau kotoran yang sudah mengering seperti percikan dari tinta printer. Digunakan pada layar monitor, casing, body monitor, dan body printer.

Troubleshooting pada periferal akibat kurang menjaga kebersihan komponen

Debu merupakan salah satu jenis kotoran yang terdapat pada periferal komputer. Debu dapat masuk ke dalam komponen yang berada di luar atau akibat dari fan yang menyedot udara. Debu-debu ini akan sangat mengganggu fungsi dari sebuah periferal, karena debu dapat menghalangi arus listrik. Tinta atau kotoran cair yang berasal dari minuman juga sangat sering terjadi dan menyebabkan masalah pada periferal komputer.
Berikut jenis masalah yang timbul pada beberapa periferal komputer :

  1. Keyboard.

http://ghufron01.files.wordpress.com/2008/05/keyboard-01.jpg?w=137&h=84http://ghufron01.files.wordpress.com/2008/05/keyboard-02.jpg?w=136&h=71

Debu dan kotoran dapat masuk ke dalam keyboard melalui sela-sela tombol pada keyboard. Debu dan kotoran akan menumpuk menjadi banyak dan mengeras sehingga akan mengganggu kenyamaman dalam menekan tombol atau tombol keyboard akan menjadi keras. Selain debu dan kotoran padat, kotoran jenis cair juga sangat sering terjadi. Minuman yang tumpah merupakan penyebab yang sering terpencet terus, dan juga dapat terjadi hubungan pendek yang dapat mengakibatkan keyboard tak dapat dipakai kembali, dan yang paling parah menyebabkan port PS/2 pada motherboard mengalamai kerusakan.

  1. Monitor.

http://ghufron01.files.wordpress.com/2008/05/monitor-01.jpg?w=137&h=94http://ghufron01.files.wordpress.com/2008/05/monitor-02.jpg?w=107&h=107

Debu pada monitor akan membuat layar buram dan jika debu tersebut sudah menempel pada layar kemudian cara membersihkannya tidak benar dapat menggores layar monitor. Selain pada layar, debu juga dapat menutupi fentilasi udara pada monitor yang akan menimbulkan panas yang berlebihan pada monitor. Untuk kotoran cair yang masuk ke dalam monitor dapat mengakibatkan kerusakan monitor.

  1. Fan (kipas).

http://ghufron01.files.wordpress.com/2008/05/fan-01.jpg?w=109&h=109http://ghufron01.files.wordpress.com/2008/05/fan-03.jpg?w=124&h=83

Debu pada fan sangat sering dijumpai jika periferal komputer terletak pada ruang terbuka atau banyak debu. Karena debu ini akan tersedot oleh fan casing maupun fan periferal yang lain. Debu ini akan menghambat putaran fan jika telah menempel pada poros dari fan tersebut. Apalagi debu yang mempunyai sifat padat dan keras. Debu semacam ini akan lebih mudah dan lebih cepat mengurangi fungsi komponen secara umum (korosi).


  1. Printer.

http://ghufron01.files.wordpress.com/2008/05/canon-printer.jpg?w=130&h=130Alat ini merupakan periferal komputer yang sangat rawan terkena kotoran baik cair maupun debu. Untuk debu akan berakibat roller pemutar kertas menjadi terhambat hal ini terjadi jika debu sudah menumpuk terlalu banyak. Sedangkan untuk kotoran cair disebabkan oleh tinta yang tumpah. Selain akan mengotori printer, tinta dapat mengotori head ataupun cartridge. Perlu diketahui bahwa cartridge merupakan komponen yang sangat rawan, sehingga trouble yang paling parah adalah cartridge mati merupakan kasus yang sering terjadi akibat tinta yang berlebihan.

  1. Mouse.

http://ghufron01.files.wordpress.com/2008/05/mouse-02.jpg?w=150&h=111 Mouse merupakan periferal yang paling rawan terhadap debu, terutama mouse yang masih menggunakan bola (scroll). Mouse bersentuhan langsung dengan alas (mouse pad) dimana alas tersebut merupakan sumber debu. Jika debu telah banyak yang menempel pada mouse, maka gerakan bola menjadi tidak normal, dapat dilihat dari gerak kursor yang meloncat-loncat ataupun dirasa sangat lambat. Hal ini akan membuat mouse sulit diarahkan.



Pemeriksaan peripheral

1. PEMERIKSAAN PERIFERAL

                Pemeriksaan dimaksudkan untuk mengetahui apakah perbaikan sudah berhasil atau belum . Pemeriksaan dilakukan mulai dari pengecekan kabel, pengetesan cetak untuk printer, dan pengecekan dengan cara menggunaan software aplikasi yang sudah ada pada system operasi yang sudah ada.

 2. TOOL YANG SUDAH ADA DI GUNAKAN UNTUK MELAKUKAN PEMERIKSAAN PERIFERAL

a)      DEVICE MANAGER

Aplikasi ini sudah ada pada system operasi windows pengecekan pada device manager di lakukan dengan klik kanan My computer >> properties >> hardware >> device manager

      Device manager digunakan untuk mengetahui keadaan secara menyeluruh. Dari tampilan device manager dapat diketahui semua hardware yang terpasang pada PC. Tool ini dapat di gunakan untuk disable/enable hardware yang di pasang dan juga untuk uninstall driver maupun update driver. Device manager juga dapat memberikan informasi apakah peripheral tersebut sudah terinstall driver nya dengan baik/belum .

     Pada kotak dialog tersebut diatas terdapat semua hardware yang terpasang pada  komputer. Apabila hardware tersebut sudah terinstall dan terpasang dengan benar , maka tidak akan muncul tanda “ ! “ pada hardware tersebut . Apabila ada kegagalan dalam pemasangan atau penginstallan , akan terdapat tanda “ ! “ mpada hardware tersebut .

b)      SYSTEM INFORMATION

System information digunakan untuk mengetahui informasi bagian hardware . Untuk memanggil tool klik start → program→ acessories→ system tools → system information .

     Dari tampilan pada gambar tersebut dapat diketahui semua  informasi tentang hardware yang terpasang pada PC. Tool system information ini di lengkapi dengan fungsi “ cari “ yang berfungsi untuk memudahkan pencarian komponen dalam computer .

Selain itu , tool ini di lengkapi juga dengan fasilitas yang mampu di gunakan untuk mendiagnosa jaringan ,hardware, dan system .

c)       DIRECT   X

Digunakan untuk mendiagnosis secara keseluruhan komponen yang berhubungan dengan multimedia seperti VGA Card dan LAN Card . Selain itu, untuk mengetahui kondisi direct x juga di lengkapi dengan tools yang mampu digunakan untuk mendiagnosis sebuah komponen dalam kondisi trouble atau tidak.

       Direct X merupakan tool bawaan windows yang digunakan untuk mendiagnosa semua hardware yang berhubungan dengan grafis , network dan multimedia . Tool Direct X dapat juga di panggil dari tool system information .

      Direct X mampu mendiagnosis system , dispalay monitor , sound music, input , dan network.Tool ini  dilengkapi dengan features acceleration untuk meningkatkan performance dari fungsi peripheral.

Cara untuk menjalankan software Direct X adalah melalui start > run > ketik “dxdiag “ >klik ok , kemudian software Direct X akan tampil dengan title diagnostic tools.

Semoga bermanfaat !!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar